Jumat, 11 September 2009

Bagai daun terayun-ayun angin
Lama berselang kan jatuh
Meskipun daun belum menguning
Tak kuat ranting kan patah

Meski kita mencoba tuk berdiri
Melawan derita hati
Namun kita tetap tak berdaya
Menahan derita jiwa dan raga

Mungkin takdir sang Khalik
Awan itu terus berarak
Tanpa kita tau rahasia apa
Yang terserak dari semua rahasianya

Ibarat waktu yang terus bergulir
Ibarat lagu yang terlantun merdu
Roda kehidupan terus mengalir
Pahit amanis teruntai syahdu

Dikala sepi mengisi hati
Semua terasa kan mati
Teringat semua lembaran hati
Betapa berharga waktu esok takkan kembali

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar